Ketiadaan terminal di Ciledug memaksa calon penumpang memanfaatkan pul bus AKAP yang becek untuk naik dan turun dari angkutan umum. WARGA Kota Tangerang, Banten, terutama yang tinggal di wilayah Ciledug dan sekitarnya, sangat mendambakan kehadiran terminal angkutan umum untuk memenuhi kebutuhan transportasi menuju maupun ke luar daerah tersebut.
Apalagi, sejak 1995, ketika Terminal Bus Ciledug di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Tangerang, ditutup dan dibangun Plaza Ciledug, mereka tidak mendapatkan penggantinya.
Satu-satunya tempat warga untuk naik dan turun dari angkutan umum, terutama bus antarkota adalah Terminal Lembang. Terminal tersebut sebetulnya adalah pul bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Jalan Raden Patah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.
“Kami pasti membutuhkan terminal,“ kata Tommy, warga Perumahan CIledug Indah 1, Kota Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, sangat mendukung jika di Ciledug segera dibangun terminal.
Lahan milik sebuah institusi yang dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di Jalan HOS Cokroaminoto, tidak jauh dari Plaza Ciledug yang disebut-sebut telah diruilslag untuk pembangunan terminal, hingga kini juga belum dibangun.
“Kalau lahan terminal yang disebutkan lokasinya tidak jauh dari Plaza Ciledug itu sudah diruilslag, di mana titiknya? Lalu mengapa terminal tidak segera dibagun lagi?“ kata Desrony, Koordinator Terminal Bus AKAP Lembang beberapa waktu lalu.
Padahal, bila dilihat dari lokasinya, ia ragu lokasi bakal terminal baru itu ada.Sebab, sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto sudah padat oleh bangunan.
Atas keraguan itu dan desakan masyarakat akan kebutuhan terminal, pada 1997 Desrony bersama temantemannya memanfaatkan lahan kosong di Jalan Raya Raden Patah, sebagai pul bus AKAP. Namun, lambat laun pul tersebut berubah seperti terminal, karena diserbu masyarakat yang hendak bepergian keluar kota.
“Masyarakat di sekitar Ciledug, antara lain Karang Tengah, Larangan, Pinang bahkan Bintaro, memilih menggunakan angkutan dari sini.Sebab, jika mereka harus ke Terminal Tanah Tinggi, Kota Tangerang atau Kalideres (Jakarta Barat), jarak jauh.Selain memakan waktu juga memerlukan ongkos tambahan,“ katanya.
Namun demikian, tambahnya, sejak pul berubah fungsi menjadi terminal, Pemkot Tangerang tidak pernah memberikan perhatian.Padahal pul tersebut juga dimintai retribusi.
Kondisi lahan kosong yang kini lebih dikenal sebanyak Terminal Lembang tersebut, pada saat hujan selalu becek dan berdebu di kala kemarau.
Ia mengaku beberapa kali mengaspalnya, namun selalu ambles karena lahannya labil. Setiap hari sebanyak 30 bus AKAP keluar masuk pul yang memiliki luas 3.000 meter persegi itu. Pul juga dilengkapi dengan sejumlah loket terbuat dari tripleks untuk penjualan tiket.
Belum pasti Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Tangerang Achmad Bagja Sugiharta mengakui hingga kini belum bisa menentukan titik lokasi untuk pembangunan terminal di Ciledug. Alasannya, rencana pembangunan terminal harus di koordinasikan terlebih dahulu dengan pihak terkait.
“Rencana pembangunan harus dikoordinasikan terlebih dahulu supaya nantinya bisa terintegrasi dengan bus-bus lain yang datang dari Jakarta, seperti Terminal Blok M dan lainnya,“ katanya.
Ia hanya menyebutkan terminal pengganti akan dibangun di sekitar Jalan HOS Cokroaminoto.
Namun, titiknya belum diketahui.“Kalau titiknya sudah diketahui dan ternyata itu berada di wilayah padat penduduk atau bangunan, ya harus dibebaskan,“ kata Achmad Bagja.(J-3) Media Indonesia, 27/09/2014, halaman 7
GreenCare Rent Car: Jasa Rental Mobil Yang Berdomisili di Daerah Jakarta Pusat
Senin, 16 Maret 2020
Rabu, 21 Juni 2017
Terjadinya Kejahatan Pada Usaha Sewa Mobil
Istilah kejahatan yang terjadi pada usaha penyewaan mobil merupakan perkembangan dari identifikasi pencurian mobil yang dilakukan para pelaku kejahatan. Kejahatan yang terjadi dilakukan oleh perorangan maupun secara perkelompok, dimana mobil rental yang disewa dijual ataupun digadaikan.
Yang membuat herannya kadang kala ada saja orang yang menerima mobil tersebut tanpa melakukan pengecekan ataupun verifikasi terlebih dahulu. Dan nanti ketika terjadi permasalahan padahal orang yang membeli ataupun menerima gadaian mobil rental akan sangat dirugikan.
Yang membuat herannya kadang kala ada saja orang yang menerima mobil tersebut tanpa melakukan pengecekan ataupun verifikasi terlebih dahulu. Dan nanti ketika terjadi permasalahan padahal orang yang membeli ataupun menerima gadaian mobil rental akan sangat dirugikan.
Selasa, 09 Februari 2016
Tertibkan Mikrolet di Stasiun Tebet
BAGI yang sering melintas di kawasan Stasiun Kereta Api Tebet, Jakarta Selatan, pasti tidak heran melihat kemacetan di situ. Penyebabnya bukan cuma karena padatnya volume kendaraan, melainkan juga lebih didominasi perilaku sopir Mikrolet M-44 yang seenaknya ngetem.
Bayangkan saja lajur jalan yang seharusnya bisa dilintasi tiga kendaraan, kini cuma menyisakan satu kendaraan karena bertumpuknya mereka memarkir tunggangan nya. Mereka begitu tenang, santai, dan tanpa rasa bersalah sedikit pun melihat kondisi itu.
Bayangkan saja lajur jalan yang seharusnya bisa dilintasi tiga kendaraan, kini cuma menyisakan satu kendaraan karena bertumpuknya mereka memarkir tunggangan nya. Mereka begitu tenang, santai, dan tanpa rasa bersalah sedikit pun melihat kondisi itu.
Senin, 18 Januari 2016
Perizinan dan Pengawasan Klinik Harus Diperbaiki
KKI belum pernah memberikan izin kepada dokter asing praktik di Indonesia.
Bambang Supriyanto Ketua KKI
MARAKNYA klinik kesehatan yang mempekerjakan warga asing ilegal di mal dan tempat lain merupakan akibat lemah nya pengawasan dalam perizin an. Kasus Klinik Chiropractic First di Pondok Indah Mall, Jakarta, yang telah menim bulkan korban jiwa, misalnya, akibat keteledoran Dinas Kesehatan Pemprov DKI.
Bambang Supriyanto Ketua KKI
MARAKNYA klinik kesehatan yang mempekerjakan warga asing ilegal di mal dan tempat lain merupakan akibat lemah nya pengawasan dalam perizin an. Kasus Klinik Chiropractic First di Pondok Indah Mall, Jakarta, yang telah menim bulkan korban jiwa, misalnya, akibat keteledoran Dinas Kesehatan Pemprov DKI.
Selasa, 06 Oktober 2015
Gloria Group Rambah Pasar Angkutan Antar Jemput Antar Kota
Gloria Rent Car sudah mulai melirik bisnis transportasi angkutan antar jemput antar kota dalam provinsi Riau yang biasa disebut dengan travel. Menurut informasi yang didapatkan oleh penulis Gloria Group merencanakan rute dari Pekanbaru ke Dumai, Rengat, Tembilahan.
Perusahaan rental mobil yang berpusat di Kota Pekanbaru memang sudah melayani konsumen di beberapa konsumen di Provinsi Jambi, Sumatera Barat dan Riau untuk di pulau Sumatera.
Perusahaan rental mobil yang berpusat di Kota Pekanbaru memang sudah melayani konsumen di beberapa konsumen di Provinsi Jambi, Sumatera Barat dan Riau untuk di pulau Sumatera.
Selasa, 27 Januari 2015
Organda Perintahkan Turun Tarif 5 Persen
Harga BBM bukan satu satunya penentu tarif angkutan dan harga bahan pangan. Pemerintah perlu menciptakan mekanisme pasar yang seimbang. SELANG sehari setelah pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), Organisasi Pengu saha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) turut menurunkan tarif angkutan ekonomi sebesar 5 persen yang mulai berlaku kemarin.
“Saya instruksikan seluruh DPD Organda secepatnya melakukan penyesuaian tarif pada angkutan umum dan angkutan barang,“ perintah Ketua Organda Eka Sari Lorena dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin.
Operator angkutan umum dan barang diberi keleluasaan untuk menentukan pembulatan-pembulatan tarif yang ada dengan tetap mengacu ke penurunan tarif minimal 5 persen. Organda juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penetapan tarif baru ini.
“Saya instruksikan seluruh DPD Organda secepatnya melakukan penyesuaian tarif pada angkutan umum dan angkutan barang,“ perintah Ketua Organda Eka Sari Lorena dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin.
Operator angkutan umum dan barang diberi keleluasaan untuk menentukan pembulatan-pembulatan tarif yang ada dengan tetap mengacu ke penurunan tarif minimal 5 persen. Organda juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penetapan tarif baru ini.
Jumat, 12 Desember 2014
100 Mobil Ikuti Rendezvous Fun Rally
HONDA Jakarta Center (HJC), diler utama mobil Honda untuk wilayah Jabodetabek menjadi sponsor utama dalam acara `Mustang Rendezvous Honda Fun Rally' yang digelar Radio Mustang 88.0 FM di Jakarta, Minggu (30/11).
Ajang berkonsep reli wisata yang mengangkat tema Jakarta heritage itu mengambil start dari halaman parkir Carrefour MT Haryono Jakarta Selatan dan berakhir di Ancol Beach City, Jakarta Utara.
Ajang berkonsep reli wisata yang mengangkat tema Jakarta heritage itu mengambil start dari halaman parkir Carrefour MT Haryono Jakarta Selatan dan berakhir di Ancol Beach City, Jakarta Utara.
Selasa, 25 November 2014
Hindari Monopoli Pengelolaan
PENYATUAN manajemen angkutan umum di DKI Jakarta sebaiknya tidak dilaksanakan hanya di bawah satu perusahaan, guna menghindari monopoli. Jika terjadi monopoli, masyarakat pengguna dan pengusaha angkutan umum tidak memiliki alternatif ketika terjadi permasalahan.
Demikian dikatakan pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia Agus Pambagio, saat menanggapi rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan menyatukan seluruh manajemen angkutan umum di bawah PT Trans-Jakarta.
Demikian dikatakan pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia Agus Pambagio, saat menanggapi rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan menyatukan seluruh manajemen angkutan umum di bawah PT Trans-Jakarta.
Minggu, 16 November 2014
Omzet Otomotif Aman dari Tekanan Harga BBM
Di beberapa negara maju, dengan transportasi massal yang sudah maju, penjualan kendaraan tidak terpengaruh. Pelaku industri otomotif tidak mengkhawatirkan dampak penaikan harga BBM bersubsidi terhadap penjualan kendaraan, pun pengaruh dari pengembangan moda transportasi massal yang akan mengiringi penaikan harga BBM itu.
“Memang kami perkirakan ada pengaruh, mungkin 10%-15%, dan mungkin waktunya dua bulan. Bagi kami itu normal,“ ujar Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi, di Kantor Wapres, Jakarta, kemarin.
“Memang kami perkirakan ada pengaruh, mungkin 10%-15%, dan mungkin waktunya dua bulan. Bagi kami itu normal,“ ujar Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi, di Kantor Wapres, Jakarta, kemarin.
Rabu, 05 November 2014
JAKARTA PUSAT Mabes Polri Olah TKP Jembatan Ambrol
TIM Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi jembatan penghubung Gedung Arsip dan Perpustakan DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, yang roboh pada Jumat (2/11). Langkah itu bertujuan mengumpulkan bukti baru pemicu tragedi yang menewaskan empat pekerja.
Lima petugas memproses olah TKP kemarin pada pukul 11.30 WIB. Mereka melakukan pemeriksaan di sekitar tumpukan puing material jembatan yang masih dikelilingi garis polisi.Kegiatan itu menarik perhatian sejumlah warga yang langsung berkerumun di sekitar lokasi.
Lima petugas memproses olah TKP kemarin pada pukul 11.30 WIB. Mereka melakukan pemeriksaan di sekitar tumpukan puing material jembatan yang masih dikelilingi garis polisi.Kegiatan itu menarik perhatian sejumlah warga yang langsung berkerumun di sekitar lokasi.
Jumat, 31 Oktober 2014
Ratusan Koasi akan Dimusnahkan
Sebagian angkutan umum Koasi yang beroperasi di Kota Bekasi tidak bisa lagi digunakan dengan nyaman karena sudah melampaui masa pakai. Angkutan umum Koasi yang beroperasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 2015 terancam dimusnahkan karena terlalu tua sehingga tidak layak pakai.
“Kelak, angkutan umum berumur 15 tahun tidak akan ada yang boleh beroperasi di Bekasi,” kata Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi Hotman Pane, kemarin.
Saat ini ia masih menyosialisasikan rencana itu kepada seluruh pengusaha (pemilik) angkutan. Menurutnya, rencana pemusnahan angkutan yang tergabung dalam Koperasi Angkutan Bekasi (Koasi) itu ditentang sebagian pengusaha. Pengusaha, ujarnya, menilai pemusnahan angkutan butut tersebut bakal memberatkan mereka. Jika setelah dimusnahkan harus diganti dengan kendaraan baru, biaya peremajaan kendaraan pasti akan dibebankan kepada pengusaha angkutan.
“Kelak, angkutan umum berumur 15 tahun tidak akan ada yang boleh beroperasi di Bekasi,” kata Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi Hotman Pane, kemarin.
Saat ini ia masih menyosialisasikan rencana itu kepada seluruh pengusaha (pemilik) angkutan. Menurutnya, rencana pemusnahan angkutan yang tergabung dalam Koperasi Angkutan Bekasi (Koasi) itu ditentang sebagian pengusaha. Pengusaha, ujarnya, menilai pemusnahan angkutan butut tersebut bakal memberatkan mereka. Jika setelah dimusnahkan harus diganti dengan kendaraan baru, biaya peremajaan kendaraan pasti akan dibebankan kepada pengusaha angkutan.
Sabtu, 25 Oktober 2014
JAKARTA TERLAMBAT MILIKI MRT
Kemacetan lalu lintas di kota metropolitan seperti Jakarta semakin serius. Setidaknya 1.000 kendaraan bermotor baru bertambah setiap hari, sedangkan pertumbuhan jalan kurang dari 1persen per tahun di kota ini. "Jakarta itu sudah bukan terlambat lagi, melainkan sangat terlambat.Dengan sumber daya yang ada, kemudian negara ini lebih kaya, saya sebagai orang Indonesia enggak tahu mau diletakkan di mana muka saya."
Dono Boestami Direktur PT MRT Jakarta
PADA 2020 Jakarta diprediksi akan macet total karena jumlah kendaraan pribadi yang tidak terkendali. Belum lagi akibat lain yang ditimbulkan, yaitu polusi udara dan kerugian ekonomi dari biaya bahan bakar yang terbuang serta kesehatan hingga Rp65 triliun per tahun.
Dono Boestami Direktur PT MRT Jakarta
PADA 2020 Jakarta diprediksi akan macet total karena jumlah kendaraan pribadi yang tidak terkendali. Belum lagi akibat lain yang ditimbulkan, yaitu polusi udara dan kerugian ekonomi dari biaya bahan bakar yang terbuang serta kesehatan hingga Rp65 triliun per tahun.
Jumat, 10 Oktober 2014
PT Trans-Jakarta dan Kopaja belum Sepakat
PENGGUNAAN tiket elektronik atau e-ticket antara Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) dan PT Trans-Jakarta masih berpolemik. Akibatnya, pengguna transportasi massal keduanya mengeluh karena harus membayar dua kali jika ingin menaiki Kopaja AC dari halte bus Trans-Jakarta.Pengguna harus membayar untuk masuk ke halte bus Trans-Jakarta dan membayar kembali ke kondektur bus Kopaja saat menaiki angkutan umum itu.
Jumat, 26 September 2014
SURAT DARI INCHOEN Merek Mobil dan Emosi Warga Incheon
INCHEON tidak jauh jika dibandingkan dengan Jakarta soal padatnya kendaraan di jalan raya. Meski tidak separah di Jakarta, jalanan kota terbesar ketiga di Korea Selatan itu pun disesaki mobil yang tak jarang menimbulkan kemacetan panjang. Sama seperti di Jakarta, jalanjalan di Incheon menjadi ajang kontestasi pabrikan mobil. Namun, soal merek, ibarat bumi dan langit.Jika di Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia mobil-mobil pabrikan Jepang menjadi raja, di Incheon justru sebaliknya. Di kota pesisir barat `Negeri Ginseng' itu, mobil made in Japan amatlah langka.
Jumat, 12 September 2014
JAKARTA PUSAT: Jam Kunjung Monas Dibatasi
MULAI Senin (15/9), tidak akan ada lagi wisata 24 jam di Monumen Nasional (Monas). Unit Pengelola (UP) Kawasan Monas memutuskan untuk serius membatasi jam kunjungan masuk ke Monas, baik ke dalam area museum, cawan, ataupun taman.“Kita ada aturan baru, per 15 September jam kunjungan ke Monas akan dipersingkat.
Selasa sampai Minggu, kita buka pukul 04.00 hingga pukul 20.00 WIB. Pada Senin, jam bukanya sama, tapi hanya sampai pukul 10.00,” ujar Kepala UP Kawasan Monas Rini Haryani.
Selasa sampai Minggu, kita buka pukul 04.00 hingga pukul 20.00 WIB. Pada Senin, jam bukanya sama, tapi hanya sampai pukul 10.00,” ujar Kepala UP Kawasan Monas Rini Haryani.
Senin, 01 September 2014
Jembatan Selat Sunda Diharap Dilanjutkan
PROYEK pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dipastikan tidak akan terealisasi dalam waktu dekat.Hal itu karena studi kelayakan yang ditargetkan rampung sebelum pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir tidak akan tercapai. Pemerintahan SBY berharap proyek itu dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.
Menurut Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur Luky Eko Wuryanto, pemerintah berkukuh agar proyek JSS itu dilanjutkan karena adanya tekanan internasional yang menginginkan pembangunan Jembatan Selat Malaka yang menghubungkan Sumatra-Malaysia. “Kita tidak ingin kemajuan yang sedang berlangsung di Sumatra malah tersedot ke Malaysia,“ terang Luky di kantornya di Jakarta, kemarin.
Menurut Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur Luky Eko Wuryanto, pemerintah berkukuh agar proyek JSS itu dilanjutkan karena adanya tekanan internasional yang menginginkan pembangunan Jembatan Selat Malaka yang menghubungkan Sumatra-Malaysia. “Kita tidak ingin kemajuan yang sedang berlangsung di Sumatra malah tersedot ke Malaysia,“ terang Luky di kantornya di Jakarta, kemarin.
Kamis, 14 Agustus 2014
JAKARTA UTARA Sopir Keluhkan Uji Kir Lelet
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta terlambat mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melakukan uji kir. Akibatnya, ratusan truk yang sudah antre berjam-jam batal diuji dan diminta datang lagi keesokan harinya. Berdasar pemantauan di tempat kir pengujian kendaraan bermotor (PKB) Cilincing, Jakarta Utara, kemarin, ratusan truk antre tanpa kepastian. Simbolon, 53, sopir truk boks nomor polisi B 9323 BCL, misalnya, sudah antre sejak pukul 07.30 WIB dan hingga pukul 11.00 belum mendapat giliran pemeriksaan.
Minggu, 06 Juli 2014
Lorena Tambah 100 Unit Bus AKAP
Perseroan akan mengoperasikan 50 unit tambahan bus AKAP khususnya untuk Lebaran. PERUSAHAAN otobus (PO), PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (Lorena), akan menambah 100 unit bus antarkota antarprovinsi (AKAP) pada tahun ini. Rencana itu direalisasikan melalui kemitraan dengan perusahaan otomotif asal Jerman, Mercedes-Benz.
Senior Technical Advisor Lorena Dwi Rianta Soerbakti atau yang akrab dipanggil Anta mengatakan perseroan telah menganggarkan dana modal sebesar Rp190 miliar untuk penambahan 100 unit bus AKAP tahun ini. Dana tersebut berasal dari pelaksanaan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).
Senior Technical Advisor Lorena Dwi Rianta Soerbakti atau yang akrab dipanggil Anta mengatakan perseroan telah menganggarkan dana modal sebesar Rp190 miliar untuk penambahan 100 unit bus AKAP tahun ini. Dana tersebut berasal dari pelaksanaan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).
Selasa, 10 Juni 2014
JIExpo Sediakan Shuttle Bus Gratis
SEBANYAK 10 shuttle bus gratis dipersiapkan dari sejumlah titik strategis khusus untuk melayani pengunjung Jakarta Fair Kemayoran oleh PT Jakarta International Expo (PT JIExpo). Layanan ini akan mengangkut pengunjung dari Monumen Nasionwal (Monas), Stasiun Kemayoran, dan sejumlah titik strategis di sekitar Kemayoran menuju lokasi JIExpo di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Tahun lalu, PT JIExpo hanya melayani tiga lokasi pemberangkatan shuttle bus gratis. “Namun, untuk tahun ini lokasinya kita tambah, sehingga jumlahnya menjadi enam titik pemberangkatan,“ kata General Manager Opera tional PT JIExpo Oki Setiawan, di Jakarta, kemarin.
Tahun lalu, PT JIExpo hanya melayani tiga lokasi pemberangkatan shuttle bus gratis. “Namun, untuk tahun ini lokasinya kita tambah, sehingga jumlahnya menjadi enam titik pemberangkatan,“ kata General Manager Opera tional PT JIExpo Oki Setiawan, di Jakarta, kemarin.
Sabtu, 10 Mei 2014
PEMPROV DKI Bus Gandeng Scania Diminati
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta kini sedang melobi produsen bus standar international. Salah satunya bus gandeng ramah lingkungan buatan Scania, produsen dari Swedia.
“Kami rencanakan bus gandeng ramah lingkungan merek Scania itu akan diuji coba depan saya. Jadi uji cobanya saya saksikan sendiri,“ kata Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI, kemarin.
Wagub yang akrab dipanggil Ahok itu menambahkan, kedatangan bus Scania itu untuk memenuhi kebutuhan penambahan armada bus TransJakarta di Ibu Kota. Apalagi bus gandeng baru itu berbahan bakar gas ramah lingkungan.
“Kami rencanakan bus gandeng ramah lingkungan merek Scania itu akan diuji coba depan saya. Jadi uji cobanya saya saksikan sendiri,“ kata Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI, kemarin.
Wagub yang akrab dipanggil Ahok itu menambahkan, kedatangan bus Scania itu untuk memenuhi kebutuhan penambahan armada bus TransJakarta di Ibu Kota. Apalagi bus gandeng baru itu berbahan bakar gas ramah lingkungan.
Langganan:
Postingan (Atom)